Senin, 27 Mei 2019

WAKTU

WAKTU ADALAH DZIKIR 
BAGI IHWAN

Waktu Adalah Nafas  ( qolb dzikir ) Yang Setelah Terlewat lupa ( goflah  )Tidak Akan Bisa Kembali dan itulah musibah yg besar.

WAKTU Adalah DZIKIR Karena  Setiap Detik dalam denyutan Jantung ( ruuh ) Harus Bernilai Dzikir Apa Pun Aktivitasnya.

Manusia (jiwa ) Sesungguhnya Hanya Pengendara Di Atas Jasad badan kasar  .

jantung ( latifah ).tuk...... tuk ....tuk. suara DZIKIR KHOFI detik demi detik jam demi jam Hari Demi Hari, Bulan Dan Tahun Tanpa Terasa.dan TANPA BATAS .

NAFAS (Ruuh ) Kita Terus Berjalan Seiring Jalannya Waktu, Setia Menuntun Kita Ke Pintu KEMATIAN  PANAH HANCUR

Sesungguhnya DUNIA Lah Yang Makin Kita Jauhi..Dan
LIANG KUBUR Lah Yang Makin Kita Dekati

satu Hari Berlalu, Berarti satu Hari Pula Berkurang Usia Kita.

Umur Kita Yang Tersisa Di Hari Ini Sungguh Tidak Ternilai Harganya,

Sebab Esok Hari Belum Tentu Jadi Bagian Dari Diri Kita dan hari ini  bisa jadi HARI TERAHIR karena besok belum tau

Karena Itu, Jangan Biarkan HARI INI  Berlalu Tanpa KEBAIKAN Yang Bisa Kita LAKUKAN,

JANGAN Tertipu terlena di USIA MUDA  Karena SYARAT  Untuk MATI Tidaklah Harus  TUA.

JANGAN Terperdaya Dengan Badan SEHAT KUAT PERKASA BODI SEGI TIGA SEPERTI BINARAGA , Karena SYARAT  MATI  Tidak Pula Harus  SAKIT.

Teruslah belajar dan jangan berhenti
Berbuat Baik
Berkata Baik…terhadap siapapun  dan harus menyayangi orang yg membenci kita

WALAU Tidak Banyak Orang Yang Mengenali Kebaikan Kita , Tapi KEBAIKAN Yang Kita Lakukan Adalah KEBAHAGIAAN Dimana Perbuatan BAIK Kita Akan Terus Dikenang Oleh Mereka Yang Kelak Kita Tinggalkan.

Jadilah Seperti AKAR  MINGMANG Yang TIDAK TERLIHAT Tapi Tetap MENYOKONG KEHIDUPAN..

Jadilah Seperti JANTUNG Yang TIDAK TERLIHAT Tapi Terus MENDENYUTKAN  DENGAN DZIKRULLOH  dlm Setiap Saat TANPA HENTI .....tuk......tuk.....tuk
Hingga Membuat Kita TERUS HIDUP Sampai BATAS WAKTUNYA Untuk BERHENTI DAN KELUAR DARI JASAD KASAR ( kontrakan badan habis )

Semakin jauh kita meninggalkan hari KELAHIRAN Semakin dekat kita menuju hari KEMATIAN Sang malaikat penjemput nyawa menjemput kita .

 AJAL PASTI TIBA.( KEMATIAN )
Tetapi mati yang baik Husnul hotimah atau buruk suul hotimah adalah pilihan bukan takdir maka segeralah BERTALQIN DZIKIR / BAIAT TORIQOH  agar HUSNUL HOTIMAH.

MARI . Jadikan Hari Ini SEKARANG BUKAN NANTI  , ADALAH Lebih Baik Dari HARI KEMARN dan HARI ESOK Harus Lebih Baik Dari HARI INI.

SEMOGA MANFAAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar